Manusia bodoh yang beruntung

Sabtu 17 Februari 2019 00.07, ternyata manusia ini masih sangat rapuh dalam mempersiapkan hatinya untuk hal baru yang akan mengisi hatinya atau mungkin akan membuatnya bahagia..
.
.
Tempo hari hati manusia ini memaksakan kehendaknya untuk menjalankan sesuai apa yang ia mau bukan apa yang ia sanggupi. Manusia bodoh ini ternyata sempat merasakan sangat bahagia sampai akhirnya kenyataan pahit itu datang lagi, ya manusia ini terluka lagi dan lagi..

Tuhan belum mengijinkan manusia ini untuk mendampingi seorang laki-laki. Tapi manusia bodoh ini kelewat percaya diri menganggap Tuhan mempertemukannya dengan seseorang yang akan ia dampingi, padahal Tuhan hanya mengijinkan untuk hanya sebatas tegur dan sapa saja..

Rasa yang ditumpuk ini kian hari kian menggunung, ada yang kurang rasanya kalau belum melihat senyumnya, ada yang kurang rasanya kalau tidak ada notifikasi pesan dari nya..
sampai ia menghilang begitu saja bak ditelan bumi
.
.
.
Dan aku? Hancur
.
.
Sampai pada akhirnya sebuah notifikasi Instagram masuk dari wanita yang mengaku sebagai masa lalunya yang kelam memberitahu lebih dalam tentang laki-laki itu. Entah dari mana dia bisa mendapatkan intagram ku yang jelas aku sangat berterimakasih padanya..
.
.
Hari itu manusia bodoh ini merasa beruntung semesta masih menyayangi nya. Bagaimana mungkin nantinya jika mahkota ini jatuh pada tangan yang salah?
Entahlah, mungkin aku memilih umtuk mati...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manusia r-a-p-u-h

Seorang Dianing